Jl. Sumodarsono No 52 Mlangsen Blora

PELAJAR SMP PLUS INSAN GEMILANG IKUTI WORKSHOP CINEMATOGRAPHY

Dalam rangka memfasilitasi pengembangan inovasi/IPTEK di tahun 2022, untuk mendorong dan meningkatkan minat generasi muda untuk ikut menguasai dan belajar tetang film,  Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS) Koordinator Wilayah 01 Kabupaten Blora menggelar workshop cinematography bagi pelajar tingkat SMP se-Kota Blora, Selasa (26/7) di Aula SMP N 1 Blora.

 

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong siswa untuk berkreasi dan belajar bagaimana membuat film pendek, Seperti yang disampaikan oleh kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS) Koordinator Wilayah 01 Kabupaten Blora, Puryanto. “Salah satu keahlian dasar yang sekarang dibutuhkan di era teknologi informasi ini adalah kemampuan untuk menyiapkan konten-konten di dunia maya, salah satu yang dianggap paling efektif dalam menyampaikan informasi yakni dalam bentuk cinematography”.

 


Dalam workshop ini menghadirkan narasumber yang memang sudah berkompeten dalam bidangnya, yakni Yohanes yang merupakan Penggiat Film di Kota Blora. Yang mana ia menyampaikan materi tentang informasi kepada para pelajar bahwa berkarya tidak harus menggunakan alat alat yang mahal namun juga dapat menggunakan smartphone dan tanpa editing tetapi dengan pause to pause. “Dengan editing secara langsung ini dapat anak dapat lebih bisa berfikir untuk narasi berikutnya secara langsung, sehingga itu merupakan awal yang baik untuk tahapan belajar”, Jelas Yohanes.

 

Sementara itu, SMP Plus Insan Gemilang Blora turut mengirimkan perwakilan siswa yang berjumlah 5 anak. Siswa yang ikut dalam kegiatan ini ialah Dimas Arya Seta, Fadhil Naufal Nasywan, Muhammad Nabil Putra Pamungkas, Muhammad Hadziqunnuha, dan Zaidan Aflah Alfat Hiy. Kelima anak tersebut merupakan siswa dari kelas VIII SMP Plus Insan Gemilang Blora.




 

Kepala MKKS Korwil 01 Blora Puryanto berharap dengan kegiatan ini dapat menjadi investasi bagi upaya pengembangan komunitas film di Kota Blora, dan dalam jangka panjang bisa menjadi upaya untuk menguatkan komunitas komunitas film dalam rangka ikut mendorong ekonomi kreatif sektor perfilman.